Wednesday, 5 July 2017

SANAD KEILMUAN PENDIRI HT [Link Download Kitabnya]

SANAD KEILMUAN PENDIRI HT [Link Download Kitabnya]

Yuana Bin Hidayat - لوامع نور المسجد الأقصى في التعريف بسلسلة الأسانيد لمشايخ العلامة المجاهد القاضي تقي الدين بن إبراهيم النبهاني
.
Buku Kilauan Cahaya Masjid Al Aqsa ini berisi Silsilah Sanad Ilmu al-Syaikh al-Mujahid Taqiyuddin bin Ibrahim an-Nabhani rahimahullahu ta'ala. .
Kutaib ini bukan hanya menceritakan kepribadian, perjalanan ilmiah dan politik beliau, tetapi menelusur guru-guru beliau dan silsilah guru-gurunya (sanad ilmu) hingga tersambung ke ulama-ulama besar kebanggaan umat Islam. .


Tidak kurang dari 56 ulama besar yang sanad ilmu beliau sampai kepada mereka rahimahumullah ta'ala. al-Syaikh al-Mujahid Taqiyuddin an-Nabhani sanad ilmunya sampai kpd syaikh Zakariya al-Anshari, Imam as-Suyuthi, al-Hafizh Ibnu Hajar, Imam al-Dzahabi, Imam Syirazi, dst. Juga sampai kepada Imam al-Bukhari, Imam Muslim, Imam Ibnu Hibban, Imam al-Hakim, Imam Abu Dawud, Imam al-Tirmidzi, Imam al-Nasa'i, Imam Ibnu Majah, Imam al-Darimi, Imam al-Daraquthni, Imam al-Baihaqi, dst. Juga sampai kepada Imam Malik, Imam Abu Hanifah, Imam Syafi'i, Imam Ahmad bin Hanbal, Imam Ibnu Abdil Bar, Ibnu Abi Syaibah, Imam Sufyan al-Tsauri, Imam Sufyan bin Uyainah, Imam al-Baghawi, Imam al-Thabari, Imam Ibnu Qutaibah, Imam Ibnu Abi Hatim, dll. Semuanya ditelusur dari enam orang guru utama beliau. .


Kutaib ini disusun oleh seorang 'alim yang memiliki perhatian dalam bidang sanad, Abu Muhammad Ahmad bin Mukhtar dan diberikan pengantar oleh KH. Hafidz Abdurrahman. Untuk menyempurnakannya ditahqiq oleh Yuana bin Hidayat, dimurajaah/ditash-hih oleh Abu Muhtadi Ade Sudiana, dan ditata-letak oleh Abu Ammar Mada Wijaya dan Abu Amrita Hendra Kurniawan. .
Mudah-mudahan membantu meyakinkan bagi siapa saja yg masih ragu terhadap al-syaikh al-mujahid terkait dengan keilmuannya yang sebenarnya mu'tamad, mu'tabar dan mustaqir. .
Berbahagialah mereka yang mengemban pemikirannya dan meneguknya dengan metode halqah secara intensif dan sungguh-sungguh. .
Jika berkenan, silahkan untuk dicetak masing-masing.
.
Link download (isi dan cover): https://drive.google.com/open…
.
Edisi cetak dalam 2 bahasa (Arab dan terjemahan Bahasa Indonesia) menyusul kemudian. .
BERBAGI PENGALAMAN PERKEMBANGAN ANAK

BERBAGI PENGALAMAN PERKEMBANGAN ANAK

Foto bocah lelaki yang sedang tidur ini aku ambil kemarin, tak lama setelah insiden aku memukulnya gara-gara ia menembak mata si adik dengan pistol mainan.

Sampai dengan umurnya yang memasuki 12 tahun, sepanjang yang aku ingat, aku tak pernah melakukan tindakan secara fisik sekeras itu padanya. Paling jauh memarahinya. Beberapa kali dengan cara yang agak keras dan ia selalu melakukan hal yang sama setelah kumarahi.... menutup pintu kamar dan tidur. Entahlah, aku tak tahu apakah ia juga menangis dalam tidurnya.

Berbeda dengan si adik yang bersifat periang, mudah bergaul, easy going dan membawa keramaian bagi sekitarnya, anakku yang sulung itu memang lebih pendiam, sensitif, tertutup, perasa dan sedikit pemurung. Yang satu extrovert dan yang satunya introvert.

Seperti ungkapan dalam bahasa Jawa yang mengatakan; anak pitik sak petarangan mesti ora ono sing podho. Kurang lebih artinya, anak ayam sekalipun dari induk yang sama tetap akan berbeda (satu dan lainnya).
.
Aku percaya sepenuhnya pada teori yang menjelaskan bahwa pengalaman dan trauma masa lalu bisa membawa pengaruh terhadap watak, sifat dan perilaku seseorang di masa depannya. Aku melihatnya sendiri kebenaran teori itu pada anak-anakku. Pada Arya dan Lintang yang mengalami masa bayi dan balita yang jauh berbeda.

Lintang itu melewati masa bayi dan balita dalam situasi keluarga yang relatif ideal. Kedua orang tuanya sudah lebih matang secara psikologis dan emosional. Kondisi ekonomi yang lebih mapan. Kami sudah memiliki rumah sendiri. Anak kedua kami itu lebih terawat dan diperhatikan karena kami sudah mampu menggaji 2 orang asisten rumah tangga.

Bundanya pun meski sedang menempuh S-2 di Undip Semarang, selalu berusaha untuk bersama bocah itu sejak pertama kali ditinggal saat berusia 1,5 tahun hingga selesai kuliahnya sekitar 3 tahun kemudian. Selama itu ia selalu pulang ke Bondowoso di hari Sabtu pagi dan balik ke Semarang pada hari Minggu malam. Begitu terus-menerus setiap minggu selama 3 tahun tanpa putus.

Memang berat, melelahkan dan juga mahal. Namun itu ia lakukan karena tak ingin Lintang mengalami nasib yang sama dengan kakaknya.
.
Masa balita Arya tidaklah sebaik Lintang. Ia lahir dalam kondisi keluarga sebagaimana persoalan klasik yang dihadapi oleh keluarga yang memulai segalanya nyaris dari nol. Kami masih belum punya rumah, masih tinggal di kamar kos. Dalam asuhan orang tua yang masih labil psikologis dan emosinya, kemampuan finansial yang pas-pasan untuk tak mengatakan minus. Saking kecilnya penghasilanku dan istri sampai-sampai kami harus sering makan nasi bungkus. Jika ada lagu dangdut berjudul 'Sepiring Berdua', maka aku dan bundanya Arya harus makan sebungkus berdua.... itu benar-benar secara harfiah. Agar lebih kenyang, kami menambahkan beberapa potong gorengan sebagai lauk.

Kami harus irit sedemikian rupa karena gaji yang kami peroleh lebih baik dibelikan susu untuk Arya yang sejak bayi memang tidak minum ASI.

Seakan itu semua belum cukup, ketika usia Arya menginjak 9 bulan, bundanya mendapat beasiswa untuk melanjutkan studi D-IV Kebidanan di UNS Surakarta. Sebuah pilihan yang teramat sulit namun akulah yang mendorong agar beasiswa itu diambil. Salah satunya karena alasan demi perbaikan ekonomi... agar kami tak selamanya hidup pas-pasan.

Dan itu ada konsekuensinya.

Karena tentu saja tak sanggup mengurusi seorang bayi sendirian, aku terpaksa menitipkan Arya kecil di rumah orang tuaku di Jember.... menjadikannya seorang anak "yatim piatu". Ayahnya di Bondowoso, bundanya di Solo. Itu berlangsung sekian lama hingga suatu hari ibuku menceritakan suatu hal sambil menangis.

Kata beliau, setiap sore bocah itu selalu minta dimandikan lebih awal. Meminta dipakaikan baju bagus dan juga sepatu.
"Kalau ayah datang mau jalan-jalan." Katanya.

Namun hingga jauh malam ternyata aku tak kunjung datang untuk mengajaknya pergi jalan-jalan. Itu yang kemudian membuat wajahnya murung dan bahkan sampai tak berbicara hingga keesokan paginya. Lalu ia akan pergi tidur dengan baju yang sama tanpa melepas sepatu seakan-akan aku akan mengajaknya pergi jalan-jalan di dalam mimpinya.

Itu terjadi hampir setiap hari. Jika sore tiba anak itu tak pernah lelah menungguku pulang di teras rumah neneknya.
.
Demi mendengar cerita ibuku, sejak itu, sesibuk apapun aku atau selarut apapun pekerjaanku selesai, mau hujan deras atau penat tubuhku, aku akan tetap memacu motor menempuh jarak 30 kilometer dari Bodowoso ke Jember. Setiap hari.

Itu agar aku dapat menghapus murung di wajah anak pertamaku itu.

Aku mungkin belum terlambat melakukannya, namun sepertinya kesedihan dan kesepian sudah terlanjur membekas di hatinya.

Mungkin itulah yang membuatnya punya sifat seperti sekarang ini.

======

Sebenarnya, kejadian Arya menembak mata Lintang itu adalah murni musibah. Si kakak menakut-nakuti adiknya karena tahu bahwa pistol mainan itu rusak, tak bisa ditembakkan. Siapa menyangka setelah pelatuknya ditekan, sebutir peluru plastik melesat dari moncong mainan rusak itu.

Beruntung karena rusak, lontarannya tak sekuat biasanya. Lintang memang menjerit kesakitan kemudian menangis keras.... namun tak ada akibat yang fatal pada matanya.

Tapi aku sudah terlanjur memukul Arya sekeras itu sambil kemudian mencari apologi pembenaran bahwa semua ayah akan melakukan hal yang sama sepertiku.
.
Nampaknya aku harus lebih banyak belajar bagaiana menjadi orang tua yang baik. Dan sepertinya aku justru harus belajar pada anak-anakku sendiri.
.
DOA DAN KEIMANAN

DOA DAN KEIMANAN

Bismillah
Salah satu bentuk kepasrahan seorang hamba pada Tuhanya adalah dengan berdoa. Berdoa bukan hanya sebatas memohon keinginan tapi sebuah simbol pengakuan kekuasaan Allah dan dirinya sebagai hambanya ini memutuskan sifat sombaong yang sebagaiamana kita tahu bahwa sombong dosa yang besar dan memang bisa menghapus semua keabikan sebagaimana iblis. 

Maka tidak heran jika seorang yang engan berdoa atau tidak mau berdoa bisa di katagorikan sebagai sebuah ke sombongan. Berdoa bukan hanya untuk di kabulkan keinginan tapi sebagai sebuah bentuk ibadah kepasrahan diri pada Allah. Karena hakikatnya manusia pada fitrahnya mereka membutuhkan tempat untuk mengantungkan keinginan dan harapan mereka maka tidak heran kalau tidak tidak meminta pada Allah rab nya dia akan meminta pada yang lain, salahsatunya pada yang ghaib, bisa jadi meminta pada harta dan kedudukanya. Karena memang manusia butuh untuk bersandar. 

Jika hati tidak di terangi dengan ilmu tauhid bisa jadi akan terjebak pada salah satu yang di sebutkan tadi. Semoga kita terlindung dari yang demikian. Tapi pada kesempatan ini saya ingin mengingatkan pada diri saya sendiri khususnya tentang doa dan ikhtiar adalah berbanding lurus. Semakin besar doa maka semakin serius ikhtiar dan usahanya. 

Menegok cerita di al Quran yaitu ibunda nabi Isa haitu maryam ketika hamil tua dan mebutuhkan tenaga al Quran mengilhamkan pada maryam agar mengoyangkan pohon kurma sehingga jatuh buahnya. Kalau kita pahami sepintas kenapa tidak langsung jatuhkan saja buahnya? Karena harus ada usaha dulu di sini.

Begitupun dengan kisah air zam-zam kenapa siti hajar harus berlari-lari terlebih dahulu sementara air zam-zam muncuk di kaki nabi Islamil? Mungkin di dalam kehidupan sehari-hari kita temukan demikian . harus ada usaha dan ikhtiar walau terlihat tidak nyambung dengan yang di tujukan. Atau logika kita mengatakan bahwa usaha ini sebenarnya tidak perlu, tapi mungkin karena usaha inilah Allah mengijinkan itu terjadi. 

Dapat kita simpulkan jika doa tidak terkabul bukan karean Allah tidak berkuasa atau berkehendak

Tuesday, 21 March 2017

DETONATOR KEBAIKAN

DETONATOR KEBAIKAN

Kemarin-kemarin rame banget ama bom ya seperti biasa lah ya,, yang namnya bom rame gitu apalagi bom panci bukan memicu kerusakan tapi memicu isu teroris. cuma sayang isu ini malah menengelamkan pemasalahakn yang lebih besar ketimbang isu bom panci ini. jadi sekarang yang di awasi orang yang beli panci bukan yang menistakan agama hadeh,,,

bom sehebat apapun pasti ada detonatornya yaitu alat untuk meledakanya. mungkin hanya sebuah tombol kecil atau hanya tuas yang segengaman tangan tapi ledakanya bisa menghancurkan kota. kita juga bisa jadi detonator loh,,, tapi bukan bom tapi detonator kebaikan, bagaiamana caranya?
detonator kebaikan adalah hal sederhana yang bisa kita lakukan tapi dampaknya luar biasa bagi orang. menurutkita sepele, sederhana dan gampang tapi bagi orang itu luarbiasa bisa jadi menjadi jalan kebaikan bagi orang lain.

bagaiaman memulainya?
gampang dengan menulis sesuatu yang baik yang membuat orang ingat Allah, yang memotivasi kebaikan, menambah keimanan, membagaikan hal yang bermanfaat. kalau bisa begitu kita lakukan insyaAllah deh,, kita di jadikan sebagai jalan kebaikan buat orang lain,, ya jadi detonator kebikan. itu online ya kalau di dunia nyata gimana ?

ada cerita menarik ketika katakan si A yang memiliki hutang yang banyak hinga 8M dan meminta nasehat supaya hutanya bisa selesai kepada seorang guru. kemudia guru tersebut menasehati agar membantu orang yang punya hutang juga tapi lebih kecil dari dia. jadi jika dia hutanya milyaran maka bantu yang ratusan juta, jika yang punya hutang ratusan juta maka bantu yang puluhan juta dan seterusnya.

nah ahirnya si A melaksanakan nasehat gurunya ini dengan membuka konsultasi gratis. singkat cerita datanglah namanya si B yang ingin meminta nasehat padanya. si B bercerita bahwa dia terlilit hutan ratusan juta rupiah dan si B mengeluh ini dan itu sementara si B gak tahu bawahwa yang di ajak ngomong ini punya hutang hingga 8M setelah panjang lebar ahinya si A memberikan nasehat tidak panjang lebar sederhana saja tapi berdampak besar bagi si B yaitu

si A menepuk pundak si B dan berkaata "tenang aja saya punya utang 8M"

seketika di langsung berterimakasih dan bersukur bahwa hutangnya tidak sebesar si A dan dia optimis bisa menyelesaikan hutanya.

itulah salah satu contoh detonator kebaikan. mungkin driser pernah melakukan hal demikian menurut driser sederhana tapi orang begitu berterima kasih. jadi ayo jadi detonator kebaikan dan  mulai dari sekarang..

Monday, 20 March 2017

MENJUAL BISA BEGITU MEMAKSA

MENJUAL BISA BEGITU MEMAKSA


Saya tidak tahu apa yang kami pikiran tentang kalimat tadi “memaksa” itu identik dengan yang negatif. Pernah gak di paksa beli obat demam berdarah dengan dalih ini adalah dari desa? Ya saya pernah gak enak banget kan, malah jadi objek orang itu buat keuntungan dia sendiri beli bisa jadi tapi beli lagi, NO WAY

Saya maksudkan di sini bukan memaksa kaya spg tukang rokok yang nawarin roko sambil nunjukin body sexy dan gak nyambung banget itu harusnya spg kosmetik atau obat cantik. Menjual bisa begitu memaksa karena dia dirinya sendiri jadi pengen banget beli hanya gara-gara liat tuh barang dan baca keterangannya. Bisa emang?

Setidaknya ilmu ini yang bisa menyelesaikan hutan 8 milyar dengan jualan buku penerbit sendiri dan omset bisa ratusan juta hanya dengan modal nulis. Di saat yang sama penulis banting tulan dan tintanya dan yang kecipratan penerbitnya. 

Pengen tahu caranya? 

Ya ini saya baru tahu ternyata menulis bisa membuat anda kaya raya. Asal anda tahu caranya bukan hanya bisa menulis saja tentunya,. Menulis bisa jadi luar biasa karena nulis buat dagang barang atau ngajarin orang buat dagang. Jadi buakan jual tulisan jual barang melalui tulisan. Kalau gak ada barang nulis bkin buku lalu jual buku tersebut dengan tulisan. Mantep dah,,, apa jadi bingung?

Cara menjual dengan tulisan adalah dengan story telling. Bercerita. Ada barang yang memeng anda jual kemudian di jelaskan manfaatnya sedetilnya apa langsung bisa jadi orang beli kemungkinan belum. Bisa juga nanti. Atau males aja beii tapi orang jadi sangat penasaran ketika ada sesuatu yang di ceritakan di situ dan jujur aja kita seneng banget ama cerita ketimbang bahasa yang monoton.
Bagaimana siap memperaktekanya?

Wednesday, 15 March 2017

Berlatih.. dan berlatih

Berlatih.. dan berlatih



Kalau dengar kata ini biasanya kalau mau ujian, kalau mau ikut tes dll. Tapi baru kali ini dengar kata ini nenagin. Kenapa? Adakalanya kita ingin mendapatkan suatu hasil setelah kita melakukan sesutu dan menurut kita udah maksimal tapi belum ada hasil yang paling enak adalah bertanya pada Allah kenapa??

Justru Allah bertanya kenapa pada ane,,, kenapa baru sekarang,, kenapa harus cepat?? Ya wajarlah jika usaha baru di lakukan perlu latihan anda tahu latihan?? Ya latihan itu berulang dan istiqomah baru ada hasil gak ada ceritanya latihan itu sekali dan ya semaunya. Yang ada latihan itu berulang dan istiqomah dan perlu semangat yang besar untuk itu. Dan ingat itu baru latihan. Berharap hasil bisa jadi sudah dekat atau masih jauh.

Jadi kalau baru melakukan ya ,, sabar aja dulu siapa tahu masih latihan.

Monday, 6 March 2017

Inspirasi dari melawan kemustahilan bag 2

Inspirasi dari melawan kemustahilan bag 2



dia pada ahinya ada caranya sendiri dan itu yang harus optimis yakin pada Allah
Yang ke tiga detonator kebaikan. Tentu sudah pada tahu dong ya detonator itu adalah alat peledak bom jika detonatornya hanya sebuah tombol enter yang lucu dan imut maka lain dengan ledakannya bisa menghancurkan kota. Dahsyat luar biasa. Intinya adalah hal yang sederhana menurut kita bisa jadi berdampak luar baisa bagi orang lain dalam ke baikan.

Berlanjut dari kisah beliau beliau ingin menyelesaikan permasalahnya maka beliau di nasihati oleh gurunya agar membantu orang agar lebih baik. Caranya bisa mencari orang yang sama dengannya nya yaitu punya hutang jika dewa punya hutang miliaran maka cari yang rastusan, jika hutang ratusan mencari yang puluhan. Nah hal ini yang membuat dewa membuka konseling di kantornya sampai ada yang datang di punya hutang puluhan juta dia curhat begini begitu sampai di satu titik dewa memberikan sedikit kata tapi bermakna bagi dia yaitu dewa menepuk pundak orang itu dan berkata “kang tenag hutang saya 8M” nah yang curhat langsung bersukur dan semangat hidupnya naik lagi… ini contoh detonator kebaikan. Apa anda bisa ciptakan? Untuk orang lain?

Yang ke empat adalah doa nabi yunus. Kisahnya adalah ketika nabi yunus di telan ikan apa yang di lakukan ? menyalahkan Allah? Tentu tidak tapi beristigfar dan nabi yunus mengakui dosanya telah menjalimi diri sendiri dan meminta ampun pada Allah siang malam sampai Allah keluarkan Nabi yunus dari perut ikan. 

Dalam kesulitan kita, kegelapan hidup kita dan terjebak dalam kesulitan yang harusnya di lakukan bukan mencari kesalah pada orang lain, waktu tenpat dll tapi pada diri kita harunya kita menemukan kesalahan tebesar kita dosa terbesar kita. Kesalah terbesar kita adalah tidak menemukan kesalahan pada kita. Itu kata gurunya. Sejak saaat itu dewa meminta meminta ampun pada Allah dan berpasrah ketimbang mengeluh pada Allah. Kisah hasan bisri pun demikian beliau adalah seorang ualam kiyai yang luar bisa banyak jemaah di pengajianya dan selalu ada yang bertanya tentang kehidupan mualai dari susah hujan, anak keturunan perdaangan anda hasan bisri hanya menyarankan solat tobat banyak beristigfar. Sehingga salah satu muridnya bertanya kenapa semuanya solusinya sama yaitu ber istigfart maka hasan bisri menjawab karena di alquran di perintahkan demikian. QS AT TAUBAH

Dari ibnu Abbas r.a berkata, "Rasulullah saw. bersabda,
"Barang siapa yang selalu beristigfar (memohon ampun kepada Allah SWT) maka Allah SWT pasti menjadikan baginya jalan keluar dari segala kesempitan, kelapangan dari setiap kesedihan dan Allah SWT memberikan kepadanya rezeki tanpa diduga-duga,".
(HR Abu Dawud, Ibnu Majah dan Baihaqi)

Yang ke lima small test. Di tengah tujuan kita target kita dan apa yang ingin di raih dan dapatkan akan ada test kecil sesutu yang kita tidak mau lakukan namun Allah sedang menguji apakah serius mengerjakan atau malah berhenti karena kita akan menadapatkan hal besar maka di tes dengan hal yang menurut kita kecil namun jika kita bisa bersabar maka kita akan dipantaskan untuk itu

Yang enam adalah santan kehidupan, jika kita mngetahun cerita dewa tadi maka kita akan berkesimpulan jika hutannya sudah bisa di cicil maka ya selesailah cerita namun ternyata tidak demikian. Dewa mengawalami kelumpuhan dan dokter memponis penyakit yang jarang dan obatnya pun bisa puluhan juta dan dewa suah menghabiskan 500juta untuk berobat. Dewa hanya bisa pasrah dan inilah santan kehidupan. Anda tahu santan? Dari kelapa yang pohin di atas jatuh, di banting di bacok di belah, di kerok di bakar di peras sampai ahinya jadi santan. Dewa ahinya hanya berpikir mungkin saya belum jadi santan maka belum selesai ujiannya.. 

Dan terahir ilmu langit dengan berperasangka baik pada Allah karena Allah selalu berencana tebaik bagi kita. Semoga tulisan bermanfaat dan menjadi detonator kebikan buat pembaca juga terimakasih..