Menyempurnakan iktiar itu???

Jadi ceritanya saya dapet cerita dari ust saya yang saya akan ceritakan di blog ini. Pertama islam adalah agama yang luar bisa , agamanya ini menyakup segala hal baik yang besar maupun yang kecil baik yang baik maupun yang kurang baik dari masalah ekonomi samapai masalah masuk wc di atur dalam islam., nah karena cakupan yang begitu luas maka sangat di sayangkan jika untuk menjawab semua permasalahn itu hanya mengandalkan satu hal saja. Ambilah contoh,. Ada ust yang getol ngomong sedekah. Sampai semua permasalah ini di selesaikan dengan sedekah, seakan islam sedekah doang.

Ini lucu ya, seperti tukang bangunan pegang palu apapun dia angap bisa di selesaikan dengan palu. mau ngecet, mau pasang kramik, bahkan mendidik istri dan anaknya pake palu juga, nah giman ? tidak proposional bukan. Itu kata ust saya loh,,ya

Jadi salah satu menyempurnakan ikhtiar adalah dengan menyesuaikan dengan prakteknya. Ada cerita yang menarik juga,. Tentang menyempurnakan ikhtiar

Ada seorang teman ust yang mengalami ban bocor atau apalah di jalan tol nah dia mencoba untuk mengganti ban itu. Maka di buka lah ban tersebut, anda tahu cara membuka ban kekanan atau ke kiri? Anda punya ban mobil? Anda pernah buka ban mobil? Anda pernah lihat ban mobil?,,ya giman anda punya mobil dong..?


Nah temen ust ini dia memutar nya ke kanan yang harusnya ke kiri,, des,,, jadilah si ban malah makin kencang,, 3 jam bergelut dengan ban, kebetulan dia ust. Jadi dia pikir mungkin dia belum duha,, dia sholat duha dulu.. masih belum juga oh dia belum sedekah di sedekah dulu.. mungkin belum tahajud dia tahajud dulu karena sampai malam itu ban tidak kebuka juga, sampai datanglah seorang teman,, ngapain di sini bro?

Ini saya gak bisa buka ban jawabnya...
Ya iyalah ke kanan harusnya kekiri bro,,
Ahirnya ban bisa di buka dan dia bisa ganti dan ahirnya dia bisa melanjutkan perjalanan. Apa hikmahnya.? Bukan salah ibadahnya,, bukan salah doanya,, namun terkadang memang kita salah ilmunya,. Tidak tahu ilmunya. Tidak paham kausalitas, ternyata tidak hanya tawakal namun juga harus menyempurnakan ikhtiar. Jadi jika usaha kita masih dengan omset yang segitu aja, bhkan nurun bukan salah duhanya, sedekanya bisa jadi kita belum ada ilmunya belum jeli harus belajar lagi harus berusaha lagi... jadi itulah pentingnya baca buku dan seminar ya,, memperkuat dan menajamkan ide bisnis kita,,

Setuju? Jadi sudah di upgrade belum keilmuanya?

Menyempurnakan iktiar itu???