Dear ayah,

berbakti pada orang tua
Seandainya ayah ada disini, aku ingin sekali bercerita, aku ingin sekali menceritakan kegundahanku, setelah aku merasa sombong akan menjalani hidup ini lebih baik dari mu, akan melakukan hal yang bersar, namun setelah aku jalani terasa rasanya  yah,, dan itu membuat aku semakin merindukan mu ayah

Aku ingin seperti dulu yah,, jika ada kesulitan aku akan datang kepadamu dan ayah membantuku. Ketika aku tidak punya mainan, ayah dengan senang hati membuatkan untuk ku, ketika aku di jaili teman ayah menasehati agar bersabar dan jangan mau di jaili terus,

Ayah kini kau tidak berada di sisiku aku merasa sulit dan entah pada siapa aku mengadu tentang ke sulitan hidup ini. Namun semakin sulit hidup ini aku semakin meneteskan air mata, aku teringat padamu yah,, dulu ketika aku masih kecil mungkin hidup yang ayah jalani lebih berat lagi kau harus mencari rezeky untuk ibu dan anakmu ini, kau tak perdulikan hujan, panas terik bahkan siang ataupun malam kau berusaha keras supaya kami bisa mendapatkan kehidupan yang layak, dan sesibuk apapun ayah,, selalu meluangkan waktu untuk ku, seketika jika aku mengingat itu aku meneteskan air mata, yah aku merasakan kesibukan pekerjaan yang sulit untuk meluangkan waktu namun ayah saat itu bisa bersama aku ketika aku membutuhkan kita tertawa besama dan bermain bersama, ayah ,, dimana kau sekarang??

Aku salah, memang aku salah, aku terlalu sombong, aku sia-siakan waktu bersama ayah,, ketika aku sudah sedikit dewasa beraninya aku meningalkan mu, beraninya aku melawan mu, beraninya aku meninggikan suara ku bahakan beraninya aku tak menjawab pangilan mu dan menolak permintaan mu, ketika ku telah dewasa kini ku menyesal,, dan betapa aku telah menyakiti hati mu, terlebih membuat marah yang mengciptakan aku dan ayah,

Semoga Ayah di karuniakan Kebahagian di Alam sana Oleh Allah SWt,
Amin

Posting Komentar