Pengalaman Mengikuti #PublicSpeaking

Ya,, kayaknya separuh umur saya menunggu kesempatan ini, mengikuti platihan public speaking. Karena saya bercita-cita jadi motivator maka ini menjad seakan wajib bagi saya dan sudah lama saya nanti-nanti. Rasanya seperti kualiah dulu masuk ke ruangan dengan bangku yang khas dan suasana yang khas, saya begitu bersemangat waktu itu namun tumbang juga. Sudahlah,, sekrang saya akan sedikin menejelaskan pelatihan yang saya ikuti hingga jam 10 malam ini,


Secara umum saya kira berpenampilan di depan umum pada dasarnya terbagi dua yaitu audiesnya dan orangnya. Kalau kita mau jadi pebicara yang hebat tentu ukuranya adalah bisa membawa emosi, pemahan audies atau peserta sehingga menjadi pengalaman yang tak terlupakan ini adalah pencapayan tertinggi seorang public speaking, bukan sekedar memahamkan sesuatu bukan sekedar membawa emosi saja namun benar-benra sesuatu yang bisa di bilang tidak bisa di ungkapkan. Nah untuk mencampai hal tersebut tidak instan, butuh latihan juga butuh strategi ilmunya. Kalau masalah latihan silahkan anda lakukan saja tapi di tulisan ini saya akan menuliskan trik dan ilmunya yang saya ketahui saja.

Anda tahu makanan? Ada makanan yang anda sangat sukai? Kalau saya adalah mie, hampir semua mie saya sukai, namun ada mie yang saya gak sukai ya mie yang di hidangkan di atas temapat makanan hewan. Mungkin anda juga sama tidak mau makan di tempat makanan hewan. Nah inilah delivery atau penyampayan dalam sebuah materi pembicaraan walaupun materinya bagus tapi di sampaikan tidak tepat ya,,, begitulah. Bagaiman sebaliknya anda di ajak makan di hotel berbintang, restoran berkelas, dengan pelayanan yang VIV luar bisa tapi di sana yang di hidangkan adalah daging babi? Anda mau makan? Nah sehebat apapun penyampayan materi yang di sampaikan jika materinya tidak berisi malah sesat maka tujuan tidak akan di capai dari public speaking ini.

Delivery itu apa ? deliveri adalah cara kita, tampilan kita ketika menyampaikan materi tersebut nah faktornya itu ada dua, yang pertama tubuh kita yang ke dua, adalah vokal kita. Saya gak akan membahas keduanya karena belum masuk ke sana pelatihan yang saya ikuti. Sebenarnya saya teringat dengan stand up comedy. Delivery jika kita punya cerita lucu belum tentu orang tertawa, belum tentu orang mengagap itu lucu. Nah kenapa ? karena masalha pembawaanya, jika bagus bahkan ceritanya sederhana dan tidak terlalu lucu bisa jadi lucu hanya karena pembawaanya yang bagus. Wajah kelihatanya berperan penting karena jika anda terlalu ganteng anda masuk majalah aja bukan jadi komedian.

Nah timbul pertanyaan bukan materi apa yang menarik sebenarnya? Membuat materi yang menarik terdiri dari dua unsur lagi yang pertama audiesnya atau yang mendengarnya dan yang kedua diri kita sendiri. Pertama kenapa audiens di libatkan dalam pemilihan materi bukankah kita juga materi kita dudah ada yang siap kita jelaskan? Ya kalau ada silahkan itu juga namun alangkah baiknya jika pemilihan materi yang akan kita sampaikan melihat dari audiensnya. Kalangan mana mereka? Sehingga bahasa dan gaya tubuh kita bisa di sesuaikan. Disini akan memudahkan kita mencari materi yang PENTING BAGI MEREKA atau materi yang penting menurut kita. Dan untuk mewujudkan petingnya hal itu bagi mereka maka kita mengunakan bebebrapa metode berikut. Ini di sampaikan sebagai opening kita dalam presentasi

1.     Dengan pertnyaan dari awal tulisan saya sudah mengunakan metode ini lihat berapa banyak tanda tanya?
2.  Buat analogi. Anda akan sulit menjelaskan apa yang anda maksud karena terlalu rumit maka sederhanakan dengan analogi dan saya peraktekn itu di tulisan ini bukan?
3.     Fakta kalau tidak ada pertanyaan dan tidak ada analogi anda tingal cari fakta yang bisa di sepakati bersama dan di jadikan itu masalah yang solusinya akan anda sampikan
4.     Cerita. Yang satu ini tidak pernah gagal mau dewasa anak-anak mereka mau mendengarkan cerita jadi berceritalah untuk menyampaikan maksud anda bukankah saya menulis ini dengan bercerita mengikuti pelatihan?
5.       Simulasi menurut guru saya ini bagus untuk pelajar anak-anak jadi banyak gerakan tidak diam saja.

Nah dari beberapa meode tadi kita bangun agar peserta merasa bahwa materi yang akan nada sampaikan ini penting bagi mereka dengan demikian mereka mau untuk mendengarkan sampai dengan selesai.


Itu adalah petimbangan dari audies nanti saya jelsakan pemilihan materi dari diri anda sendiri. Ada pertimbanganya loh sehingga materi kita yang akan di sampaikan menjadi mengejutkan dan wow bagi audies penasaran? Saya hanya bisa memberi anda tugas tugas yang fun, karena giman gak fun anda saya beritugas untuk menonton sebuah film yang berjudul king of speak,, selanjutnya saya beri tahu trik selanjutnya, jadi selamat mengerjakan tugas sedia snsck dan buku tulis untuk mengambil pelajaranya. 

Pengalaman Mengikuti #PublicSpeaking