Sunday, 9 February 2014

Harusnya ini yang harus kita khawatirkan


Harusnya ini yang harus kita khawatirkan
Mungkin bukan saya saja yang melihat banyak spanduk, poster, baligho, yang terpampang di pingir jalan bahkan di bawah pohon sehingga pemerhati lingkungan hidup mulai geram dengan aksi calon wakil rakyat. Dan juga tidak mudah tidak melihat iklan capres di tv terlebih yang nyalon adalah empunya tv. Dan jadi lucu ketika empunya tv malah mau jadi tv pemilu maka kata “jujur” akan di ragukan.

Apa yang saya lihat dari penomena ini? Bahwa orang berbondong-bondong mencari jabatan, pengaruh, kekuasaan, dan sebagainya mereka rela berkorban banyak harta demi mendapatkan itu sekan harta yang banyak itu masih belum cukup, dan yang lebih menyedihkan itu berada di sistem yang bukan dari Allah melainda di sistem manusia sistem demokrasi. Hingga ada yang stres karena tidak terpilih, karen begitu menginginkan jabatan dan pengorbanan yang begitu besar.

Itu politik di dunia hiburan lihat audisi-audisi yang di selenggarakan tv membeludak banyak peminat karena mereka juga pengen terkenal mau jadi artis walau kemapuan pas-pasan wajah juga, masih aja maksain. orang demam jadi artis,, gak cukup di situh di sosial media, bikin video dan sebagai macamnya agar terkenal popularitas jadi impian. Orang pengen banget terkenal.

Dan tanpa sadar saya baca buku motivasi gak ada yang menjelaskan kematian semuanya menjelaskan kesuksesan dalam hidup kekayaan keberhasilan dan itu tentu waktu hidup. meraih target dan tujuan impian meraih kesuksesan dan berbagai macam. Dan saya juga begitu. wah saya sudah sukses belum ya?, wah bisa gak saya kaya?, bisa gak begini dan begitu kemudian saya begitu fokus mengejar dunia tanpa sadar ada hal yang harus lebih penting saya pikirkan tentang pertanyaan
“saya bawa apa nanti kalau meningal?”

Kematian begitu dekat bisa datang kapan saja, amal apa yang kita lakukan untuk menyembut kematian? Apa hanya ibadah wajib saja, mending itu ikhlas bagaiman kalau tercampur dengan  riya dan bukan karena Allah? apakah Allah masih memberi pahala? Amal apa yang akan kita bawa intinya apa yang sudah kita siapkan untuk itu? Apakah kekhawatiran kita masuk neraka atau surga mengalahkan kita sukses atau tidak? Apakah ke khawatiran kita akan jadi orang yang selamat atau tidak mengalahkan kita jadi pejabat apa tidak?  Punya mobil mewah apa tidak dan pertanyaan yang lain yang selama ini menggagu tidur kita. Jika kita sama sekali tidak mengkhawtirkan itu maka benar-benar kita lalai dan selayaknya kita banyak bertaubat. 

Spirit mengingat mati harus seimbang juga dengan sepirit mengingat hidup, jika anda mengingat mati dan pekerjaan kewajiban anda terbengkalai maka sama saja anda mengingat kesuksesan bekerja mati-matian dan melupakan akherat. Jadi keduanya harus seimbang makanya saya buat tulisan ini agar anda bisa sebentar saja mengingat mati karena mungkin banyak artikel atau buku yang memotivasi anda hidup lama ketimbang kematian. Semoga kita bisa menjadi yang lebih baik lagi amin

SHARE THIS

Author:

Makasih yang udah baca berkunjung di penuhkesukuran. jika ada masukan makasih ya,, semoga bisa dakwah lebih baik sekali-kali kunjungin lah IG : ridwanfan

0 komentar: